Setelah postingan kemarin mengulas materi tentang Model
Data Relational, maka kali ini saya sebagai admin tidak bosan-bosannya masih
memposting tentang mata kuliah Sistem Basis Data. Sesuai dengan tujuan dibuatnya
blog ini yaitu untuk memposting tugas-tugas dari Sistem Basis Data maka kali
ini saya akan memposting tentang lanjutan dari postingan sebelumnya yaitu “Model
Data Relational Lanjut”. Berikut materi yang dapat saya sampaikan, selamat
menyimak..
Model
Data Relational Lanjut
Ø Varian
Entitas
·
Entitas Kuat yaitu himpunan entitas yang
dilibatkan dalam ERD dan tidak memiliki ketergantungan dengan himunan entitas
lainnya.
·
Entitas Lemah yaitu suatu entity yang
mana keberadaannya tergantung dari keberadaan entntity lain dan tidak memiliki
atribut yang dapat berfungsi sebagai key attribute.
Contoh
entitas kuat dan lemah
Ø Agregasi
Yaitu menggambarkan
sebuah himpunan relasi yang secara langsung menghubungkan sebuah himpunan
entitas dengan sebuah himpunan relasi dalam ERD.
Contoh Agregasi
Tansformasi Model Data ke Basis
Data Fisik
ERD
direpresentasikan k basis data secara fisik. Komponen ERD ditransformasikan
menjadi table yang merupakan komponen utama pembentuk basis data. Atribut yang
melekat pada masing-masing himpunan entitas dan relasi akan dinyatakan sebagai
field dari table yang sesuai. Setiap himpunan entitas akan diimplimentasikan
sebagai sebuah table(file data).
Relasi
dengan derajat Relasi 1-1 yang menghubungkan 2 buah himpuanan entitas yang
direpresentasikan dalama bentuk penambahan atau penyrtaan atribut-atribut
relasi ke table yang mewakili salah satu dari kedua himpunan entitas.
Relasi
dengan derajat relasi 1-N yang menghubungkan 2 buah himpunan entitas, juga akan
direpresentasikan dalam bentuk pemberian atribut key dari himpunan entitas
berderajat 1 ke table yang mewakili himpunan entitas berderajat N. Atribut
keydari himpunan entitas berderajat 1 menjadi atribut tambahan bagi himpunan
entitas berderajat N.
Relasi
dengan berderajat relasi N-N yang menghubungkan 2 buah himpuanan entitas,
diwujudkan dalam bentuk table khusus yang memiliki field yang berasal dari
key-key dari himpunan entitas yang dihubungkannya.
Implimentasi Himpunan Entitas Lemah
dan Sub Entitas
Penggunaan
himpunan entitas lemah dan sub entitas dalam diagram ER diimplementasikan dalam
bentuk table sebagaimana himpunan entitas kuat. Entitas kuat dapat langsung
menjadi sebuah table sempurna walaupun tanpa melihat relasinya dengan himpunan
entitas lain, sedangkan entitas lemah hanya dapat ditransformasikan menjadi
sebuah table dengan menyertakan pula atribut key dari hasil implimentasi
himpunan entitas lemah.
Itulah segelintir materi yang
mungkin sangat berguna bagi agan-agan semua. Untuk lebih lengkapnya meteri
tentang Sistem Basis Data sering-seringlah mampir ke blog yang sederhana ini.
Kritik dan saran sangat dibutuhkan admin agar blog ini terus eksis memposting
tentang hal-hal yang berguna bagi kita semua. Selamat bertemu di postingan
selanjutnya. Salam Konservasi….









